Minggu, 20 Juli 2014

Aman Berkomputer

Kali ini saya akan mencoba membahas sedikit bagaimana proses menggunakan/menyalakan komputer secara umum. Dengan demikian kita mengetahui komputer yang sedang kita gunakan berfungsi dengan baik atau bermasalah.

Saya analogikan Komputer sama dengan Pabrik/Bangunan yang memproduksi kue kering. Dimana di dalam bangunan tersebut terdapat banyak ruangan berkaca dan ruangan utamanya adalah Oven besar Manual (Ruang Pembakaran Kue) yang dikelilingi ruangan kaca dengan banyak pekerja yang mengawasi kue-kue tersebut.  Oven tersebut masih Manual, dimana pengaturan suhu panas harus selalu diawasi oleh para pekerja. Jika para pekerja lengah, kue tersebut akan gosong.

Berikut beberapa hal yang harus diketahui:
1. Setelah menekan tombol Power, pastikan Kipas Power Supply Unit (PSU) berputar dengan kencang, hal ini cukup merasakan hebusan angin yang keluar dari PSU, dirasakan dengan jari-jari tangan.
Untuk Laptop, pastikan ketika mencolok adaptor Laptop ke laptop, adaptor tersebut dalam kondisi baik, tidak korslet. Untuk memeriksanya bisa dengan voltmeter atau coba pegang besi ujung adaptor yang akan dicolokkan ke komputer dengan jari, jika panas atau jari tidak tahan memegang dengan lama maka kemungkinan adaptor rusak/korslet. Adaptor tersebut jangan digunakan karena dapat langsung merusak/mematikan laptop.
Sama halnya ketika memasuki Pabrik, pastikan terdapat Hexos Fan/AC yang menyala, seperti di kamar mandi yang dipasang Hexos Fan.

2. Pastikan Layar Komputer menyala, yaitu dengan melihat indikator Power Monitor dan melihat layar yang seharusnya menampilkan gambar/grafik/tulisan.
Ini sama dengan Lampu Rumah/Pabrik yang ketika pintu dibuka, kita biasanya mencari/menekan steker lampu untuk menyalakan lampu agar dapat melihat sekitar ruangan dengan jelas.

3. Pastikan CPU mendapatkan ruang untuk masuk/keluarnya udara, tidak sempit atau rapat dengan tembok. Untuk Laptop agar tidak meletakkannya di kasur/bantal karena tidak akan ada sirkulasi udara sehingga prosesor komputer overheat/kepanasan, akibatnya komputer akan restart.
Sama dengan Jendela Rumah. Jika tidak ada jarak antar rumah, bisa dirasakan pengap karena tidak ada sirkulasi udara.

4. Pastikan ketika menggunakan komputer, tidak tercium bau kabel terbakar/hangus di dekat komputer. Jika terdapat bau hangus kemungkinan kipas PSU atau HSF Prosesor tidak berputar/berfungsi maksimal sehingga panas yang berlebihan (overheat) mengakibatkan komponen akan hangus/rusak atau komputer restart. Jika kipas tersebut tidak berputar, cobalah menyentuh/memutar kipasnya secara langsung/manual menggunakan bolpoint. Jika kipasnya tidak terlihat, coba gunakan ujung kertas yang dilipat lalu dimasukkan ke rongga lubang kipas pelan-pelan untuk mendengarkan gesekan putaran kipas.
Untuk mengecek HSF/kipas Heatsink Prosesor berputar dapat juga menggunakan software pihak ke-3 sehingga tidak perlu membuka casing Komputer/Laptop. Heatsink yang terlalu kotor sehingga menyumbat sela-sela heatsink dengan debu juga mempengaruhi kinerja fan/kipas pendingin prosesor dan mengakibatkan komputer restart tiba-tiba.
Untuk Laptop, rasakan hembusan angin panas di pinggir-pinggir laptop ketika komputer loading memasuki windows. Untuk Laptop juga baiknya menggunakan kipas tambahan (Cooling Pad) yang biasanya juga berfungsi sebagai alas/penyangga Laptop. Bila kipas tidak juga berputar setelah diputar kemungkinan kipasnya sudah lemah/rusak. Jangan memaksakan komputer tersebut menyala agar komponen-komponen didalam komputer tidak rusak total. Untuk memperbaikinya, cobalah mengganti kipas tersebut dengan kipas yang baru.
Sama halnya bau hangus kabel listrik bisa menyebabkan korsleting di rumah/kantor/pabrik, ini harus diwaspadai dan mencari penyebabnya. Dan Kipas Komputer tersebut sama dengan AC/Hexos Fan yang tidak berfungsi di dalam ruangan pekerja akan mengakibatkan pekerja mati kepanasan yang berasal dari panas Oven, yang merambat ke ruangan para pekerja sehingga tidak ada yang mengatur suhu Oven dan karenanya mengakibatkan Kue gosong.

5. Ketika mematikan komputer, pastikan yang dipilih adalah Shutdown, bukan restart, hybrite atau sleep, terutama Laptop. Dan jangan langsung ditinggalkan tetapi pastikan hingga benar-benar tidak menyala kembali, yaitu 3-5 detik setelah layar monitor otomatis mati.

Sama halnya dengan pabrik, setelah ditutup, dikunci, janganlah langsung membalik badan dan langsung berlari tetapi setelah dikunci perhatikanlah sebentar untuk memeriksa gembok dengan menariknya atau memeriksa handle pintu untuk memastikan tidak dapat dibuka.

Sedikit yang harus dihindari ketika didekat komputer adalah:
1. Jangan menuang air/cairan ke bagian-bagian komputer. Karenanya jauhkan gelas yang berisi air minum dari keyboard agar jika tumpah tidak mengenai keyboard.
2. Jangan memasukkan streples ke dalam sela-sela keyboard. Karenanya ketika membuka streples, jangan dekat keyboard.
3. Kuku jari yang panjang atau jari yang berminyak dapat menghilangkan huruf-huruf di keyboard.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar